Situs dwibahasa Inggris–Indonesia bekerja dengan baik ketika setiap bahasa memiliki URL yang tetap, terjemahan lengkap, dan cara yang jelas untuk berpindah ke halaman padanannya. Jadikan terjemahan bagian dari alur penerbitan dengan perhatian terhadap akurasi serta kemudahan penggunaan yang sama seperti artikel asli.
Saya mulai dari dua pertanyaan: siapa yang membutuhkan setiap bahasa, dan siapa yang menjaga kedua versi tetap akurat? Pilihan teknologi menyusul setelahnya.
Tentukan kebutuhan setiap audiens
Tim pengadaan Indonesia mungkin membutuhkan uraian layanan yang jelas serta serah terima dalam bahasa Indonesia. Mitra internasional mungkin memerlukan penjelasan bahasa Inggris tentang tanggung jawab yang sama. Keduanya membutuhkan kontak akurat serta bukti pekerjaan yang relevan.
Susun halaman yang digunakan setiap kelompok untuk mengambil keputusan: profil, layanan, detail proyek, artikel, dan kontak. Terjemahkan seluruh alur tersebut. Menerjemahkan beranda sambil membiarkan tautan proyek atau pesan kesalahan formulir dalam bahasa lain menghasilkan pengalaman yang tidak merata.
Selaraskan nama, tanggal, istilah teknis, dan hasil proyek. Sesuaikan susunan kalimat agar alami sambil menjaga makna serta batasan sumber. Terjemahan tidak boleh mengubah “membangun prototipe” menjadi “meluncurkan platform produksi”.
Pilih URL tetap dan pasangan halaman
Di situs ini, saya memakai /en untuk bahasa Inggris dan /id untuk bahasa Indonesia. Artikel ini berada di /id/blog/bilingual-website-seo, dengan versi Inggris di /en/blog/bilingual-website-seo. Struktur lain juga bisa; pilih satu aturan yang konsisten.
Simpan identitas artikel secara terpisah dari judul terjemahan agar perubahan judul tidak merusak hubungan antarbasa. Pertahankan pemetaan eksplisit jika slug berbeda. Pemilih bahasa sebaiknya mempertahankan halaman saat terjemahan tersedia dan memberikan tujuan yang mudah dipahami jika belum tersedia.
Hubungkan alternatif bahasa dan URL kanonis
Dokumentasi Google menyatakan alternatif bahasa perlu mencantumkan halaman itu sendiri serta padanannya melalui URL lengkap dan tautan timbal balik. Untuk dua bahasa, periksa entri en dan id bersama; x-default dapat menunjukkan halaman cadangan. Lihat panduan versi lokal Google.
Tautan kanonis dan alternatif bahasa memiliki fungsi berbeda. Untuk terjemahan yang ingin diindeks, gunakan URL kanonis dalam bahasa yang sama. Selaraskan entri sitemap, tautan internal, dan URL kanonis. Lihat panduan kanonisasi Google.
Tabel berikut merupakan alat bantu peninjauan rilis, bukan spesifikasi mesin pencari yang lengkap:
| Bagian halaman | Halaman Inggris | Halaman Indonesia |
|---|---|---|
| Konten terlihat | Artikel Inggris lengkap | Padanan Indonesia lengkap |
| Bahasa HTML | en |
id |
| Judul dan deskripsi | Ditulis untuk pembaca Inggris | Ditulis untuk pembaca Indonesia |
| Pemilih bahasa | Halaman Indonesia yang setara | Halaman Inggris yang setara |
| Kanonis | URL Inggris yang dipilih | URL Indonesia yang dipilih |
| Alur kontak | Langkah berikutnya jelas dalam bahasa Inggris | Langkah berikutnya jelas dalam bahasa Indonesia |
Buat repositori mudah disunting
Untuk penerbitan berskala kecil, berkas Markdown dapat menyediakan alur konten yang mudah dikelola. Beri metadata judul, deskripsi, bahasa, tanggal terbit, tanggal pembaruan, dan status. Tinjau artikel beserta padanannya dalam perubahan yang sama jika maknanya berubah.
Draf perlu tetap di luar penemuan publik. Artikel terjadwal membutuhkan mekanisme penerbitan yang benar-benar berjalan pada waktunya; pada situs berbasis build, diperlukan build baru. Keputusan pengarsipan sebaiknya memperbarui daftar artikel dan keluaran penemuan secara bersamaan.
Catat penanggung jawab editorial. Jika teks Inggris mengubah hasil proyek atau batas layanan, tugaskan peninjauan versi Indonesia. Untuk koreksi rutin, perbarui tanggal ketika perubahan editorial memang memerlukannya, tanpa memajukan tanggal otomatis pada setiap penerapan.
Uji situs sebagai pembaca
Buka kedua URL bahasa secara langsung, termasuk halaman detail artikel. Baca judul, pembuka, hasil proyek, navigasi, dan tindakan kontak. Ikuti pemilih bahasa serta pastikan tujuannya artikel yang sesuai. Periksa halaman yang tidak ditemukan, judul panjang, dan tampilan ponsel sempit.
Periksa respons HTML awal untuk konten artikel serta metadata. Pastikan alternatif bahasa menggunakan URL absolut dan mengarah ke halaman aktif. Periksa tautan artikel internal pada setiap bahasa. Uji bahwa pratinjau atau draf tidak muncul pada daftar artikel publik maupun sitemap.
Setelah rilis, simpan catatan singkat tentang masalah pengindeksan, tautan rusak, dan pertanyaan pembaca. Peninjauan terjemahan yang berguna melibatkan orang yang memahami istilah bisnis, bukan hanya pemeriksa ejaan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah menerjemahkan menu sudah cukup?
Itu belum memberikan pengalaman lokal yang lengkap. Terjemahkan konten yang dibutuhkan pembaca untuk memutuskan dan bertindak, termasuk penjelasan proyek, tombol, label formulir, pesan validasi, serta konfirmasi.
Apakah halaman Indonesia sebaiknya memakai kanonis halaman Inggris?
Untuk terjemahan Indonesia lengkap yang ingin diindeks, gunakan URL Indonesia yang dipilih. Tinjau alternatif bahasa secara terpisah agar hubungan terjemahan tetap jelas.
Apakah terjemahan mesin dapat membantu?
Dapat membantu penyusunan draf. Manusia tetap perlu memeriksa makna, istilah teknis, angka, kerahasiaan, dan tindakan berikutnya sebelum penerbitan. Terapkan standar peninjauan yang sama bagi kedua bahasa.
Apakah diperlukan halaman untuk setiap kota Indonesia?
Buat halaman ketika ada informasi layanan yang berbeda dan berguna. Satu penjelasan akurat tentang kolaborasi dengan tim Surabaya, Jakarta, serta wilayah Indonesia lain dapat lebih mudah dirawat daripada banyak halaman berulang.
Bagaimana merencanakan situs dwibahasa bersama engineer?
Siapkan daftar audiens, halaman yang ada, bahasa pilihan, dan penanggung jawab konten. Baca panduan memilih software engineer, lihat proyek saya, atau hubungi saya untuk membahas kebutuhan penerbitan serta aplikasi secara bersama.
